Updated 17 May 2026
Saat ini, genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) menjadi salah satu jenis game paling populer di dunia. Jutaan pemain setiap hari bermain game seperti Mobile Legends, League of Legends, DOTA 2, hingga Honor of Kings untuk push rank, bermain bersama teman, atau mengikuti kompetisi esports.
Namun, tahukah Sobat Poofy bahwa game MOBA ternyata memiliki sejarah panjang sebelum menjadi sebesar sekarang?
Genre MOBA tidak langsung lahir sebagai game mandiri. Awalnya, genre ini berkembang dari sebuah mod sederhana yang dibuat komunitas gamer dan akhirnya berubah menjadi salah satu industri gaming terbesar di dunia.
Sejarah game MOBA dimulai dari game strategi real-time atau RTS (Real-Time Strategy).
Pada akhir tahun 1990-an hingga awal 2000-an, game strategi seperti StarCraft dan Warcraft III sangat populer di kalangan gamer PC.
Saat itu, pemain mulai membuat berbagai mod atau custom map untuk menciptakan pengalaman bermain yang berbeda.
Salah satu mod paling terkenal adalah Aeon of Strife di game StarCraft.
Konsepnya sederhana tetapi revolusioner:
- Dua tim saling bertarung
- Pemain mengendalikan satu karakter utama
- Tujuan utama menghancurkan markas lawan
Konsep inilah yang kemudian menjadi dasar genre MOBA modern.
Perkembangan terbesar MOBA terjadi ketika komunitas Warcraft III menciptakan map bernama:
Defense of the Ancients (DOTA)
Map ini dibuat oleh komunitas modder dan langsung menjadi fenomena besar di warnet seluruh dunia.
DOTA memperkenalkan banyak elemen penting yang masih digunakan hingga sekarang:
â Hero dengan skill unik
â Sistem level dan item
â Role seperti carry, support, tank
â Teamfight 5 vs 5
â Push tower dan menghancurkan base
Di Indonesia sendiri, DOTA menjadi game wajib anak warnet pada era 2000-an.
Banyak gamer rela bermain berjam-jam demi meningkatkan skill dan bermain bersama teman.
Bahkan hingga sekarang, banyak istilah gaming populer berasal dari era DOTA seperti:
GG, farming, ganking, push, carry, feeder, hingga noob đ
Pada tahun 2009, developer Riot Games merilis:
đŽ League of Legends (LoL)
Game ini mengambil inspirasi dari DOTA tetapi dibuat lebih ramah untuk pemain baru.
League of Legends berkembang sangat cepat dan menjadi salah satu game esports terbesar di dunia.
Turnamen dunia seperti:
đ World Championship (Worlds)
ditonton jutaan orang setiap tahun.
League of Legends juga membuktikan bahwa game MOBA bisa menjadi industri global dengan komunitas besar dan hadiah kompetisi fantastis.
Melihat kesuksesan DOTA, perusahaan Valve merilis:
đŽ DOTA 2
Game ini menjadi penerus resmi DOTA klasik dengan grafis lebih modern dan gameplay kompetitif yang lebih kompleks.
DOTA 2 terkenal karena turnamen internasionalnya:
đ The International (TI)
yang memiliki hadiah mencapai puluhan juta dolar.
Banyak pemain profesional lahir dari game ini dan menjadikan esports sebagai karier serius.
Seiring berkembangnya smartphone, genre MOBA mulai masuk ke perangkat mobile.
Inilah titik perubahan besar dunia gaming.
Game seperti:
đŽ Mobile Legends: Bang Bang
đŽ Arena of Valor
đŽ Honor of Kings
đŽ Wild Rift
membuat genre MOBA bisa dimainkan kapan saja dan di mana saja.
Khusus di Indonesia, Mobile Legends menjadi salah satu game paling dominan.
Popularitasnya meningkat pesat karena:
â Mudah dimainkan
â Match cepat
â Bisa mabar dengan teman
â Cocok dimainkan di HP spesifikasi rendah
Kini Mobile Legends bahkan menjadi bagian besar dari esports Indonesia melalui turnamen seperti:
đ MPL Indonesia
đ M-Series World Championship
Bagi Sobat Poofy, MOBA bukan sekadar game, tetapi juga tempat membangun teamwork, strategi, dan persahabatan.
đ¯ Tetap update dunia gaming, esports, dan kebutuhan top up favoritmu hanya di Poofy Game Shop, Sobat Poofy!